Buat kamu yang rajin cegukan, ada berita bagus: Permen anti cegukan mungkin akan mulai beredar dalam waktu setahun - dua tahun ini. Yang menarik, penemunya adalah seorang anak perempuan kecil yang masih berusia 13 tahun.

Sama seperti kita, Mallory Kievman mencoba berbagai cara untuk menghentikan cegukan yang mengganggu aktivitasnya. Meminum air secara terbalik, meminum air garam, memakan gula, dan berbagai macam teknik turun menurun yang kadang berhasil kadang tidak itu sudah ia coba lakukan. Dari hasil keuletannya melakukan berbagai percobaan sebanyak 100 kali selama dua tahun, anak ini akhirnya berhasil menemukan ramuan khusus yang ia campurkan dalam permen lolipop dan ia beri nama Hiccupops (bahasa Inggris cegukan = hiccup).

"(Permen) itu mampu mengaktifkan sekumpulan syaraf yang bertanggungjawab terhadap terjadinya gerakan refleks cegukan di tenggorokan dan mulut anda," ujar Mallory. "Pada dasarnya permen ini bekerja dengan memberikan stimulasi terhadap syaraf-syaraf tadi dan membatalkan usaha mereka untuk mengirim pesan cegukan."

Hiccupops berhasil mendapatkan penghargaan pada acara Konvensi Penemuan Connecticut atas inovasi dan daya patentabilitas yang dimilikinya.

Kini, dibawah bimbingan Startup Connecticut, sebuah organisasi yang membimbing perusahaan baru, termasuk Hiccupops, Mallory akan memasarkan produk temuannya itu yang rencananya mulai beredar musim panas tahun ini.

Kedepannya, Mallory akan memimpin satu tim mahasiswa M.B.A untuk memajukan perusahaannya tersebut.

Wow...


Share artikel ini

Tags: cegukan, inovasi, pebisnis muda, penemuan, permen, Science