Demi Meningkatkan Reputasi, Perusahaan di Cina Menyewa Pegawai Gadungan Berkulit Putih
Demi terlihat lebih 'go international' di mata pelanggan, perusahaan-perusahaan di Cina kini mulai gemar menyewa orang bule untuk terlihat seperti pegawai mereka.
Jika kamu bertampang bule dan terlihat menawan ketika memakai jas, ada pekerjaan menggiurkan buatmu di Cina. Bergabunglah menjadi karyawaan sewaan dalam program "White Guy Window Dressing", dan dapatkan penghasilan besar dengan pekerjaan super mudah.
Coba saja perhatikan syarat-syaratnya yang amat sederhana (bagi orang barat): Berkulit putih, tidak dapat berbicara menggunakan segala bahasa di Cina, tidak boleh berbicara sebelum diminta, terlihat menarik ketika memakai jas, dan tampil seakan-akan sehari sebelumnya kamu habis pulang dari perjalanan luar negeri. Sepertinya orang bule nyasar pun bakalan sukses menjalani karir seperti ini.
Yang menariknya lagi, para pegawai gadungan ini juga biasanya mendapat bayaran mahal serta dapat mencicipi fasilitas mewah. Karena dalam rangka menjalani pekerjaan mereka, para aktor biasanya ikut diundang dalam jamuan makan malam di hotel bergengsi, mereka juga terkadang diberikan kamar menginap disana. Bayarannya? Bisa mencapai ribuan dollar per minggu! Mereka yang tidak mendapat fasilitas mewah pun biasanya hanya mendapat tugas yang amat mudah, seperti 'bekerja' duduk seharian di samping meja yang berdekatan dengan kaca, tentu saja agar mudah dilihat oleh para pelanggan.
Orang yang pernah mencicipi pekerjaan ini contohnya adalah Jonathan Zatkin. Aktor Amerika yang tinggal di Beijing tersebut sempat diwawancarai oleh CNN mengenai pengalamannya dalam menjalani pekerjaan unik ini. Zatkin mengaku dirinya sempat dikirim ke kota kecil di Provinsi Henan untuk berperan sebagai wakil presiden direktur perusahaan perhiasan dari Italia. Ia bertemu dengan kepala daerah setempat dan memberikan pidato mengenai karirnya yang sudah berjalan selama 10 tahun di perusahaan itu, yang tentu saja semuanya adalah palsu. Ia mendapat upah tak terlalu besar, yaitu 200 yuan (3 juta rupiah), karena perannya waktu itu tidak beresiko terlalu besar. Untuk pekerjaan yang lebih berbahaya, para aktor bisa dibayar hingga $1.000 dollar.
Apa yang dimaksud resiko disini? Kita tengok kembali ke kisah yang dialami Zatkin. Suatu ketika setelah pekerjaan menyamarnya usai, polisi Beijing mendatangi tempat tinggalnya untuk meminta keterangan. Ternyata 'perusahaan' perhiasan yang ia wakili ketika itu telah menipu pelanggan mereka dan menyebabkan kerugian hingga milyara rupiah. Zatkin ketika itu bahkan sudah tidak ingat lagi nama dari perusahaan palsu tersebut. Jadi, walaupun terdengar sempurna, pekerjaan ini ternyata ada juga kelemahannya.
Taktik bisnis yang populer belakangan ini juga rupanya mendorong beberapa orang untuk membuat agen-agen resmi penyewaan karyawan palsu berkulit putih. Salah satu perusahaannya bernama Rent A Laowai (Laowai adalah sebutan untuk orang asing di Cina).
Di Cina, wajah memang memegang peran yang amat penting dalam kehidupan, bahkan banyak yang percaya bahwa wajah itu lebih penting daripada kehidupan itu sendiri. Menurut Zhang Haihua, pengarang buku "Berpikir Seperti Orang Cina", karena image negara barat adalah negara yang maju, orang Cina menganggap perusahaan yang mampu membayar orang asing adalah perusahaan yang sudah kaya dan memiliki jaringan internasional. Stereotype seperti ini, saya pikir, sebenarnya masih sering kita jumpai di negara kita.
Video terkait
Pembaca tersayang, dukung kami dengan menekan tombol 'like' di bawah ya :)
Ikuti juga jejak langkah kami di Twitter
Artikel Terkait
- Usaha Pembasmian Piranha di Cina Malah Berkembang Menjadi Peluang Mencari Duit
- Karyawan Pabrik Mengundurkan Diri Karena Kesulitan Menemukan Pacar
- Mall Terbesar di Dunia Masih 99% Belum Terisi
- Pacar Kini Disewakan Secara Online di Cina
- Menghadapi Isu Kiamat 2012, Tiket Perahu Nabi Nuh Laku Keras di Cina
Terbaru
Teknobite
Oddbite
Hotbite
Ads by Innity
Member List
Monthly archive
- May 2013 (1)
- April 2013 (1)
- March 2013 (6)
- February 2013 (33)
- January 2013 (46)
- December 2012 (41)
- November 2012 (35)
- October 2012 (34)
- September 2012 (71)
- August 2012 (67)
- 1 of 3
- ››







Komentar